Pages

Tugas artikel TI

Alhamdulillah, akhirnya tugas artikel TI berhasil terselesaikan

Tugas spanduk maperta

Tugas spanduk MAPERTA

Tugas Edit Foto

Kumpulan Edit Foto

Tugas rtikel TI

Manfaat dan Jenis-Jenis Modem

Liburan Tahun Baru di Santolo

Catatan Malam Pergantian Tahun

Tuesday, November 20, 2012

Tugas Artikel TI

Mengenal Kimia “Chemistry” Lebih Dalam Lagi 

Sumber : http://nilahuda.blogspot.com/2012/04/mengenal-kimia-chemistry-lebih-dalam.html



Jika Anda yang baru mengenal KIMIA, mungkin ilmu ini terkesan sangat menyeramkan. Mungkin yang terlintas dibenak Anda adalah seabrek rumus-rumus kimia yang membuat kepala berputar lebih cepat (pusing, red) maupun bahan-bahan berbahaya, seperti BOM, Pengawet dan Pewarna buatan.
Kimia bukanlah sesuatu yang hanya dikerjakan di laboratorium. Pada dasarnya, setiap orang dapat memahami kimia dan mengerjakan kimia. Pernahkah Anda berfikir bahwa Anda hidup di antara bahan-bahan kimia dan proses kimia??? Mulai dari unsur pembentuk tubuh dan berbagai aktifitas manusia tidak terlepas dari proses kimia. Bernapas, makan, memasak, merupakan bagian dari proses kimia. Udara yang kita hirup (oksigen), Nasi yang kita makan (karbohidrat), Baju, kertas, sabun yang kita pakai, semuanya merupakan bahan kimia.


Jadi, Apa sih sebenarnya KIMIA itu……..???


Kimia (dari bahasa Arab كيمياء "seni transformasi" dan bahasa Yunani χημεία khemeia "alkimia") adalah ilmu yang mempelajari mengenai komposisi dan sifat zat atau materi dari skala atom hingga molekul serta perubahan atau transformasi serta interaksinya untuk membentuk materi baru yang ditemukan sehari-hari. Perubahn materi menjadi materi lain inilah yang disebut dengan perubahan kimia atau reaksi kimia.


Sering kali kimia disebut sebagai "center of science" karena menghubungkan berbagai ilmu lain, seperti fisika, nanoteknologi, biologi, farmasi, kedokteran, forensik, polimer dan sebagainya.

Cabang-cabang Kimia


Ilmu Kimia memiliki banyak cabang dan sub cabang bahkan antara cabang yang satu dengan yang lain kadang kala saling overlap, mempelajari satu cabang sangat terkait dengan cabang ilmu yang lain. Adapun cabang ilmu kimia diantaranya:

  • Kimia Analisa, yaitu cabang ilmu kimia yang mempelajari teknik analisa materi untuk menentukan komposisi dan struktur dari materi. Kimia analisa juga mempelajari cara analisa standart dan metode penelitian standart yang nantinya akan dipakai oleh cabang ilmu kimia yang lain.
  • Kimia Anorganik, mempelajari senyawa anorganik, seperti garam beserta sifat dan reaksi senyawa-senyawa tersebut. Sub cabang kimia anorganik: Kimia katalis, kimia kompleks, kimia organologam, mineralogi dan sebagainya.
  • Kimia Organik, mempelajari karbon dan senyawa-senyawanya serta sifat, struktur, mekanisme, dan reaksi senyawa organik. Sub cabang kimia organik: Kimia bahan alam, geokimia organik, dan sintesis organik
  • Biokimia adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari zat-zat kimia, reaksi kimia, dan interaksi zat-zat yang terdapat di dalam makhluk hidup.
  • Kimia Fisika adalah cabang ilmu kimia yag mempelajari sifat fisika dan sifat dasar materi dari suatu sistem kimia atau proses kimia. Fokus kimia fisika umumnya berkisar energi dan sifat termodiamik suatu sistem. Sub cabang kimia fisik: kinetika kimia, elektrokimia, spektroskopi, dan termokimia.


Apa saja yang dilakukan oleh Ahli kimia sepanjang hari…??



Kegiatan ahli kimia (alchemist) dapat digolongkan menjadi beberapa kelompok.
1. ahli kimia (alchemist) menganalisis zat
2. ahli kimia (alchemist) mensintesis zat baru
3. ahli kimia (alchemist) membuat model dan menguji kekuatan prediksi suatu teori
4. ahli kimia (alchemist) mengukur sifat fisika suatu zat



Perbedaan Kimia Murni dengan Teknik Kimia


Untuk membandingkan kedua bidang tersebut, dapat ditinjau dari beberapa aspek:

Berdasarkan ilmu yang dipelajari

Sebagaimana yang disebutkan di atas, ilmu kimia (chemistry) adalah ilmu yang menyelidiki sifat dan struktur zat, serta interaksi antara materi-materi penyusun zat. Sedangkan teknik kimia (chemical engineering) adalah ilmu yang mempelajari rekayasa untuk menghasilkan sesuatu (produk) yang bisa digunakan untuk keperluan manusia, berlandaskan pengetahuan ilmu kimia.

Berdasarkan sifat keilmuan

Salah satu kegiatan dalam ilmu kimia adalah eksplorasi, yaitu mencari zat atau reaksi baru. Sementara itu, teknik kimia tidak berupaya mengembangkan zat, struktur, atau reaksi baru, tetapi ia mengaplikasikan dan mengembangkan yang sudah ada.

Berdasarkan Orientasi dan target skala

Seorang ahli kimia (alchemist) beroriantasi ilmu pengetahuan, mereka bebas melakukan penelitian apa saja sesuka hati untuk memenuhi keingintahuannya dan menghasilkan hal baru dengan skala labolaratorium, tapi ahli teknik kimia (chemical engineer) berorientasi industri, mereka bekerja untuk perusahaan dan melakukan penelitian yang diarahkan langsung untuk tujuan jangka pendek yang sangat spesifik oleh perusahaan untuk memperbaiki produk yang tentu saja bekerja dengan skala besar.


Pekerjaan apa saja yang cocok untuk para ahli kimia…???


Sebagian orang mengira bahwa ahli kimia hanya bekerja di laboratorium, padahal ga cuma itu. Para ahli kimia juga bisa bekerja di berbagai tempat loh,,, di antaranya adalah:
  • Pengendali mutu. Ahli kimia menganalisis bahan mentah, bahan setengah jadi dan bahan jadi untuk memastikan bahan tersebut sudah memenuhi spesifikasi tertentu. Kebanyakan Ahli kimia juga memecahkan masalah yang terjadi dalam proses produksi.
  • Peneliti bidang industri. Ahli kimia dengan profesi ini melakukan pengujian fisika maupun kimia bahan, mengembangkan produk baru dan memperbaiki produk yang telah ada.
  • Ahli kimia Forensik. Ahli kimia ini menganalisa sampel yang diambil dari TKP, membentikan adanya narkoba atau bisa dihadirkan di pengadilan sebagai saksi ahli.
  • Ahli kimia Lingkungan. Ahli kimia ini bekerja di perusahaan pemurnian air, Organisasi perlindungan lingkungan, dan sejenisnya.
  • Pengawet karya seni dan benda bersejarah. Ahli kimia ini bekerja untuk mengawetkan karya seni bersejarah dan bekerja untuk mengetahui adanya pemalsuan karya seni.
  • Pendidik kimia. Ahli kimia yang bekerja sebagai pendidik bisa mengajarkan ilmu kimia di sekolah umum maupun universitas.
Itu hanya sebagian kecil dari profesi ahli kimia. Ahli kimia hampir terlibat di setiap aspek kehidupan masyarakat, karena ilmu kimia merupakan ilmu yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Kimia memberikan banyak masalah pada kita, tapi juga memberikan keuntungan yang besar. Kehidupan modern kita cukup kompleks. Kimia menjanjikan pemecahan banyak masalah yang dihadapi oleh masyarakat, sehingga membuat hidup lebih mudah dan berarti…


So, Be enjoy with Chemistry ^^

Tugas Artikel TI

Manfaat Modem dan Jenis Jenis Modem

Pernah dengar kata "modem"? yup..sebuah alat untuk koneksi komputer kita ke internet. Setelah komputer, peralatan kedua yang dibutuhkan adalah modem. Apa itu modem? Ini ceritanya. Dulu, internet memanfaatkan jalur telepon sebagai media penghubung. Tentu kamu tahu, jalur telepon digunakan untuk komunikasi suara dalam bentuk denyutan arus listrik. Dengan kata lain, jalur telepon menghantarkan data dalam bentuk sinyal analog. Padahal, komputer bekerja secara digital dan hanya dapat memproses data dalam bentuk digital.

Manfaat Modem

Apa sih fungsi modem? Modem berfungsi agar komputer dapat mengirim dan menerima data melalui jalur telepon, dibutuhkan alat atau perantara yang disebut modem. Jadi modem merupakan alat yang memungkinkan komputer untuk berkomunikasi dengan komputer lain melalui jaringan kabel telepon. Modem berasal dari singkatan MOdulasi DEModulasi. Modulasi merupakan proses pengubahan sinyal informasi (berupa sinyal digital) menjadi sinyal pembawa (carrier, berupa sinyal analog) yang akan dikirim melalui kabel telepon. Sedangkan demodulasi adalah pemisahan sinyal informasi yang berisi data dari sinyal pembawa yang melalui kabel telepon. Dengan cara ini, informasi dapat diterima dan diproses oleh komputer. Setiap modem memiliki kemampuan mengirim dan menerima sinyal analog, sehingga termasuk alat komunikasi dua arah. Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog. Sinyal analog kemudian dikirimkan melalui kabel telepon atau menggunakan gelombang radio. Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut kembali diubah menjadi sinyal digital untuk diproses di komputer.
Fungsi Modem dan Jenis Jenis Modem
Dalam perkembangannya, kecepatan transfer data melalui jalur telepon dengan sinyal analog dianggap tidak dapat memenuhi keinginan pengguna internet yang membutuhkan transfer data yang cepat. Hal ini disebabkan karena sinyal analog yang merambat melalui kabel telepon banyak mendapat gangguan (noise) dari lingkungan. Selain itu sinyal analog yang membawa data ini telah diset pada frekuensi tertentu untuk menghindari interferensi dengan gelombang yang membawa sinyal suara. Akibatnya kecepatan transmisi data internet tidak dapat ditingkatkan lagi. Untuk mengatasi kelemahan ini, para ahli mengembangkan cara mentransfer data dalam bentuk digital dan mencoba menggunakan jalur komunikasi lain sebagai sarana transfer data.

Jenis Modem Berdasarkan Teknologi

Jenis Modem Berdasarkan Teknologi
Berdasarkan teknologi atau jenis koneksinya, modem dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu sebagai berikut.
  1. Modem analog, yaitu modem yang dapat menerima data dalam bentuk sinyal analog melalui suatu jaringan transmisi data dan mengubahnya menjadi data digital untuk dikirimkan ke komputer, atau sebaliknya. Modem ini digunakan untuk koneksi dial up lewat jaringan telepon, sehingga juga disebut modem dial up. Modem analog tersedia dalam berbagai kecepatan, misalnya 14,4 kbps, 28,8 kbps, dan 56 kbps dengan berbagai merek.
  2. Modem DSL (Digital Subscriber Line), yaitu modem untuk menerima dan mengirimkan data dengan teknologi DSL melalui suatu jaringan terdedikasi (dedicated line - jaringan khusus yang terus-menerus tersedia untuk keperluan internet, yang secara fisik dapat menggunakan kabel telepon). Dalam teknologi ini data yang diterima/dikirim modem DSL berupa data digital, sehingga akses internet lebih cepat dibandingkan dengan modem analog. Ada dua jenis DSL, yaitu ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line, kecepatan unduh atau downstream lebih cepat daripada unggah atau upstream) dan SSL (Symmetric Digital Subscriber Line, kecepatan downstream sama dengan kecepatan upstream).
  3. Modem kabel, yaitu modem yang menerima dan mengirim data internet yang melalui jaringan TV Kabel. Data yang diterima dan dikirim juga berupa data digital dengan kecepatan setara modem DSL.
  4. Modem CDMA, yaitu modem dial up wireless yang bekerja dengan teknologi CDMA (Code Division Multiple Access), misalnya modem CDMA USB atau dapat pula menggunakan telepon genggam CDMA.
  5. Modem GSM, yaitu modem wireless mobile yang bekerja pada jalur komunikasi telepon genggam GSM. Modem ini mendukung layanan GPRS/EDGE atau layanan 3G. Contohnya berupa modem GSM USB atau dapat menggunakan telepon genggam GSM yang mendukung teknologi GPRS/EDGE atau 3G.